Putra Gantiwarno
Selamat datang, terima kasih atas kunjungannya. Salam perdamaian

Manfaat Jambu Air dan Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh

manfaat jambu air dan khasiatnya untuk kesehatan tubuh manusiaManfaat Jambu Air | Buah jambu air termasuk salah satu buah dari jenis jambu yang banyak ditemukan di daerah tropis seperti Asia Tenggara. Pada buah jambu air ini tergolong cukup banyak kita temui di Indonesia karena menanam buah jambu air ini sangat mudah. Jambu air, juga sangat praktis untuk kita konsumsi. Anda dapat mengonsumsinya secara langsung, membuat manisan atau minuman seperti jus buah jambu air. Meskipun pada buah jambu air ini terlihat sederhana, akan tetapi ternyata kandungan mineral dan vitamin yang terdapat di dalamnya sangat banyak.
Setelah diadakan penelitian bahwa jambu air memiliki kandungan banyak air, vitamin C, vitamin C, kalori, zat besi, protein, potassium, kalsium, magnesium, asam sitrat, fosfor, copper, serat, sodium, niacin, mangan, asam sulfurik, tembaga, dan masih banyak lagi yang lainnya. Jadi tidak heran kalau buah jambu air ini bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan manusia.
Jambu air termasuk tanaman buah-buahan yang seringkali ditemukan di halaman rumah. Tanaman buah jambu air itu sendiri adalah tanaman yang berasal dari wilayah asia tenggara. Oleh karena itu, buah ini sangat mudah kite temukan ketika musim buahnya sedang berlangsung.

Manfaat Buah Jambu Air dan Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Jambu air memiliki kandungan yang kaya dengan vitamin C, vitamin A, Thiamin, serat makanan, niacin, kalium dan zat besi. Senyawa organik yang terdapat di dalamnya memiliki kandungan asam betulinic, jambosine, dan lakton Friedel. hal tersebut akan mendatangkan beberaap manfaat jambu air seperti berikut:

manfaat jambu air dan khasiatnya untuk kesehatan tubuh manusia

1. Mengontrol Diabetes

Jambosine termasuk jenis alkaloid yang telah memperlihatkan hasil yang menjanjikan untuk menghalangi atau mengatur konversi pati menjadi gula. Hal tersebut merupakan suatu perkembangan yang tergolong sangat penting untuk penderita diabetes dan orang-orang yang memiliki resiko terkena diabetes. Peneltian lebih lanjut sedang berlangsung mengenai pengaruh jambosine dalam mengontrol gula darah.

2. Menyehatkan Pencernaan

Dengan adanya kandungan serat yang tinggi pada buah jambu air maka akan dapat membuat tubuh menjadi terasa lebih mudah mengendalikan sistem pencernaan lewat saluran pencernaan, menghilangkan sembelit seperti yang juga didapatkan pada manfaat jambu biji. Juga sebagai pengobatan tradisional pada bagian bijinya yang sudah dipakai dalam mencegah disentri dan diare.

3. Pencegahan Kanker

Senyawa organik yang aktif pada jambu air yang memiliki kandungan vitamin C dan vitamin A, sudah dikenali sebagai suatu pengobatan kanker dan pencegahan yang tergolong efektif. Peneltian awal dan pengobatan tradisional mengklaim bahwa kanker payudara dan kanker prostat, berkurang dengan cara menambahkan jambu air untuk diet.

4. Detoksifikasi

Selama ratusan tahun, rebusan jambu biji sudah dipakai sebagai zat diuretik yang dapat membantu dalam membersihkan hati dan toksitisitas ginjal. Selain daripada itu, untuk dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan efisiensi metabolisme tubuh.

5. Menyehatkan Jantung

Kombinasi nutrisi dan serat pada buah jambu air akan menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kadar kolesterol. Pada suatu studi penelitian yang mengarah pada kemungkinan lebih rendah dari aterosklerosis dari jambu air sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi kardiovaskular seperti stroke, serangan jantung dan penyakit jantung koroner.

6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Komponen stabil dan aktif pada jambu air memiliki manfaat sebagai anti mikroba dan anti jamur. Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa hal tersebut bisa melindungi kulit dari pengembangan berbagai macam infeksi yang bisa meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi.

7. Manfaat Jambu Air untuk Kulit

Terkadang kulit yang kekurangan nutrisi akan terlihat kusam dan kering. Hal tersebut bisa kita atasi dengan cara mengonsumsi buah yang memiliki kandungan banyak air seperti jambu air. Dengan mengonsumsi jambu air maka akan dapat memberikan asupan vitamin C dan cairan yang sangat melimpah. Vitamin C memiliki kandungan anti oksidan yang bisa melawan penuaan dini. Manfaat antioksidan ini dapat menjaga regenerasi sel kulit dan dapat meningkatkan asupan zat besi untuk tubuh.
Rujak dengan tambahan buah jambu air bisa memberikan manfaat jambu air yang alami karena buah yang dikonsumsi masih segar dan juga manfaat buah lain yang terdapat didalamnya seperti manfaat nanas, manfaat ketimun dan manfaat yang diperoleh secara sekaligus.

8. Manfaat Jambu Air yang lainnya

Sama dengan manfaat buah-buahan yang sehat, bergizi dan jeruk yang lainnya, ternyata jambu air mempunyai manfaat kesehatan seperti yang diketahui di atas. AKan tetapi bagian lain dari tanaman ini juga dapat memberikan manfaat yang tidak terduga sebagai berikut ((boldsky.com, Health Benefits Of The Rose Apple Fruit, diakses 02 Desember 2014)) :
– Bunga – Pada bagian bunganya yang memiliki bau manis dipakai dalam menurunkan suhu tinggi di tubuh yang demam. Bunga-bunga yang dipadukan dengan daunnya bisa bermanfaat dalam menenangkan gatal bagi orang yang sedang menderita cacar. Daun jambu air juga bisa digunakan pada sakit mata yang berfungsi sebagai diuretik.
– Kulit pohon – Pada kulit pohon jambu air ini juga dibuat menjadi rebusan dan dipakai dalam meringankan bronkitis, asma dan suara serang yang ada di tenggorokan. Akar ini juga diperlakukan dalam menyembuhkan epilepsi.
– Biji – biji jambu air disimpan pada sebuah wadah dalam jangka waktu 4 hari sampai kering. Benih yang dibuat menjadi bubuk, bisa dipakai dalam menyembuhkan diare. Pada obat ini juga dipakai dalam menurunkan demam dan mengontrol asma. Benih segar bisa menyembuhkan disentri dan katarak.

Efek Samping Jambu Air

Walaupun biji dan akar tanaman jambu air banyak sekali dipakai sebagai pengobatan kuno. Akan tetapi ternyata buah jambu air juga bisa menjadi racun. Selain daripada itu, jambu air juga memiliki kandungan sianida. Konsultasikanlah kepada dokter sebelum mencoba pengobatan dengan jambu air untuk dapat menghindari kondisi yang tak diinginkan. Konsumsilah variasi buah-buahan untuk bisa memperoleh segala jenis nutrisi yang baik untuk tubuh.

Manfaat Buah Jambu Air untuk Mengatasi Diabetes

Manfaat jambu air juga bisa untuk membuat tubuh menjadi terhindar dari penyakit diabetes. Pada buah ini memiliki kandungan manis gula yang alami sehingga tidak akan merusak kadar gula yang ada dalam darah.

Manfaat Jambu Air untuk Menyehatkan Sistem Pencernaan

Mineral dan serat yang terdapat pada buah ini akan dapat membantu sistem pencernaan anda bisa menjadi lebih sehat. Khasiat jambu air ini akan dapat mencegah anda bisa terserang penyakit pencernaan seperti susah buang air besar, sembelit dan diare.

Manfaat Jambu Air untuk Mencegah Kanker

Manfaat jambu air yang tak diketahui yaitu khasiatnya yang bisa untuk mencegah kanker. Dengan kandungan nutrisi yang lengkap pada buah ini dapat membantu sel dalam tumbuh berkembangnya secara baik, sehingga dapat terhindari dari adanya kerusakan sel yang dapat menjadi penyebab munculnya kanker.

Manfaat Jambu Air untuk Mengatasi Racun dalam Tubuh

Manfaat jambu air juga dapat menjadi detoksifikasi yang tergolong efektif dalam mengatasi racun pada tubuh. Dengan mengonsumsi buah ini pada setiap hari, tubuh anda akan dapat menjadi lebih kuat dalam melawan racun penyebab penyakit.

Manfaat Jambu Air untuk Menyehatkan Jantung

Manfaat jambu air juga sudah banyak diteliti secara lebih dalam dan hasilnya. Kemudian buah ini dapat membuat jantung menjadi lebih sehat. Jantung yang sehat akan bekerja memompa darah secara lebih optimal, sehingga peredaran darah anda juga menjadi lancar.

Manfaat Jambu Air untuk dapat Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Senyawa gizi yang terdapat pada buah jambu air merupakan kumpulan senyawa yang dapat membantu tubuh dalam meningkatkan sistem imun atau kekebalan. Adapun manfaat jambu air ini dapat memberi anda kemampuan dalam berbagai macam penyakit, terutama yang menular seperti batuk dan flu.

Manfaat Jambu Air untuk Menyehatkan Tulang

Kalsium pada buah jambu air termasuk senyawa yang diperlukan tulang supaya bisa tetap sehat dan kuat. Dengan mengonsumsi buah ini pada setiap harinya maka tentu saja tulang anda bisa menjadi lebih kuat dan sehat ketimbang sebelumnya.

Menjaga Kesehatan Mata

Buah jambu air ini mempunyai kandungan vitamin A yang cukup untuk dapat menjaga kesehatan mata anda setiap harinya. Buah ini akan dapat memberikan manfaat yang baik untuk mempertajam penglihatan mata anda secara lebih jelas.

Manfaat Jambu Air untuk Anti Oksidan

Vitamin C dan vitamin yang lainnya di jambu air bisa menjadi antioksidan yang alami. Anda tidak usah merasa khawatir mengenai penuaan dini atau kulit kering, karena dengan manfaat jambu air dan khasiatnya bisa menangkal radikal bebas.

Manfaat Jambu Air untuk Mengatasi Dehidrasi

Banyaknya kandungan air yang ada pada jambu air mampu memenuhi kebutuhan air tubuh Anda setiap hari. Anda bisa mengonsumsi air biasa dengan jus buah ini secara bersamaan agar bisa memberikan variasi konsumsi minuman yang segar.

Manfaat Jambu Air untuk Kesehatan Pencernaan

Jambu air mengandung serat makanan yang dapat mencegah terjadinya sembelit dan kembung. Selain itu, biji jambu air juga dapat bermanfaat untuk mengobati diare, dan serat yang hadir dalam jambu air dapat membantu Anda dalam mengontrol berat badan sehingga terhindar dari obesitas.

Manfaat Jambu Air untuk MEngontrol Diabetes

Senyawa organik jambosine yang terkandung dalam jambu air, dinyatakan sangat efektif terhadap diabetes. Jambosine adalah alkaloid yang mengontrol konversi pati menjaga gula dan mengendalikan kadar gula dalam tubuh. Selanjutnya, kadar indeks glikemik rendah dari jambu air dapat membantu dalam menurunkan kadar gula sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes.

Manfaat Jambu Air untuk Membersihkan Ginjal dan Hati

Jambu air memiliki sifat diuretik. Dengan menggunakan rebusan dan jus yang terbuat dari jambu air, dapat berguna untuk membersihkan hati dan ginjal dari zat yang beracun sehingga dapat menjaga kesehatan secara keseluruhan dan meningkatkan fungsi organ.

Manfaat Jambu Air untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Jambu air dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang terkait dengan sejumlah besar vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya. Vitamin C dapat melindungi terhadap infeksi akibat mikroba dan vitamin A dapat meningkatkan kekebalan tubuh secara efektif.
Nutrisi penting lainnya seperti zat besi dan kalsium dapat menjaga tubuh tetap sehat dan kuat serta membantu tubuh Anda dalam melindungi berbagai penyakit menular.

Manfaat Jambu Air untuk Kesehatan Mata

Vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dapat menjaga sel-sel tubuh tetap sehat dengan cara melindungi sel dan jaringan dari kerusakan oksidatif. Jambu air juga dapat melindungi terhadap infeksi bakteri dan jamur sehingga menjaga kulit tetap sehat.

Manfaat Jambu Air untuk Mengurangi Pembengkakan

Jambu air juga bisa membantu dalam mengurangi pembengkakan yang terjadi di kulit tangan dan kaki. Yakni dengan cara menghancurkan daging pada buah jambu air kemudian terapkan pada bagian yang bengkak. Efek dinginnya bisa membuat kulit menjadi terasa lebih rileks dan pembengkakan akan pulih secara lebih cepat.

Manfaat Buah Jambu Air dan Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Mengatasi radikal bebas
Menyuburkan badan
Mengatasi diare
Mempercantik kulit
Mengatasi sariawan
Demikianlah informasi kesehatan tentang manfaat jambu air dan khasiatnya untuk kesehatan tubuh manusia. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada anda semua yang sedang membutuhkan informasi tentang manfaat jambu air dan khasiatnya untuk kesehatan tubuh.

11 Manfaat Buah Jarak Bagi Kesehatan

Jarak adalah salah satu buah yang tumbuh di Indonesia, yang memiliki banyak manfaat, dalam bahasa ilmiah Jarak disebut dengan sebutan Ricinus Communis , jarak adalah tumbuhan liar yang tumbuh dihutan, tanah kosong, dan pinggiran pantai.
Mengapa Jarak diberi nama Ricinus Communis karena, pada bagian biji buah jarak memiliki zat Ricin, yaitu sejenis zat beracun yang mematikan. Jarak merupakan salah satu tanaman perdu, memiliki daun berjari antara 7 -9 , berdiameter 10-14 cm. Daun jarak tumbuh berseling, berbentuk bulat dan ujungnya sedikit runcing, daun jarak pada bagian atas berwarna hijau tua, dan pada bagian bawah berwarna hijau muda, sedangkan batangnya berbentuk bulat dan licin, berongga, berbuku-buku, dan buahnya berbentuk bulat tumbuh dibagian tandan.
Pohon jarak, memiliki banyak manfaat bagi manusia, mulai dari batang, daun, bunga, buah, hingga bijinya. Manfaat pohon jarak yang paling utama adalah sebagai pengahasil minyak atau bahan bakar, yang terdapat pada bagian bijinya yang mengandung getah ricin, terutama untuk pohon jarak pagar dan Jarak wulung yang bijinya mengandung banyak getah dibandingkan dengan dua pohon jarak lainnya. Sehingga pohon jarak wulung dan pohon jarak pagar banyak dibudidayakan oleh masyarakat saat ini. Selain bermanfaat untuk bahan bakar minyak, Jarak juga bermanfaat bagi kesehatan. Namun tidak semua pohon jenis pohon jarak memiliki manfaat bagi kesehatan, hanya pohon jarak pagar yang dapat bermanfaat bagi kesehatan.
Berikut adalah beberapa manfaat jarak bagi kesehatan, diantaranya sbb :
  1. Mengobati Luka Sariawan
Getah jarak pagar dapat digunakan sebagai obat luka sariawan, caranya ambil getah jarak dengan kapas, kemudian tempelkan ke bagian mulut yang terkena sariawan, gunakan secara rutin sehingga sariawan akan segera sembuh.
  1. Mengobati Sakit Gigi
Gigi yang berlubang akan mudah dimasuki oleh bakteri, yang menyebabkan rasa sakit, untuk mengatasi rasa sakit pada gigi, dapat menggunakan getah jarak yang diteteskan pada bagian gigi yang sakit, getah jarak dapat mengobati sakit gigi karena, getah jarak mengandung antimikroba yang mampu membasmi bakteri Ecshereccia Coli, Streptococcus, Staphylococcus.
  1. Mengobati Luka
Getah jarak yang memiliki zat antimikroba dapat membuat luka cepat kering, dengan meneteskan getahnya menggunakan kapas, dan diamkan beberapa saat maka, luka tersebut akan cepat kering.
  1. Mengobati Keputihan pada mulut bayi.
Keputihan yang dialami bayi biasanya diakibatkan karena bakteri candida yang menempel di puting susu sang ibu, yang kemudian ketika menyusui bayinya akan menempel dan berkembang biak, mengakibatkan mulut bayi mengalami keputihan. Untuk mengatasinya ambil batang jarak yang masih segar kemudian ambil getahnya dan teteskan pada mulut bayi.
  1. Mengobati Radang Telinga
Untuk mengobati sakit pada telinga yang diakibatkan karena influensa, dapat menggunakan getah jarak yang ada pada daun jarak, dengan mengambil getahnya sebanyak satu sendok makan dan teteskan sebanyak 6 kali, diamkan beberapa saat kemudian bersihkan menggunakan kapas secara perlahan.
  1. Mengatasi Sembelit ( Susah Buang Air Besar )
Sembelit adalah penyakit yang bisa dialami oleh semua kalangan dari orang dewasa hingga anak-anak, untuk mengatasi sembelit dapat menggunakan daun jarak pagar caranya :
  • Untuk Orang dewasa : tumbuk 8 – 10 biji jarak kemudian, beri sedikit air panas dan peras, dan minum sekaligus air perasan tersebut.
  • Untuk Anak-anak : Ambil beberapa helai daun jarak yang masih muda kemudian layukan dengan api, tempelkan daun jarak tersebut ke perut anak menggunakan minyak kelapa.
  1. Mengatasi Ketombe
Ketombe adalah pengelupasan kulit mati yang berlebihan pada kulit kepala, ketombe biasanya tampak berwarna putih di rambut, untuk mengatasi ketombe dapat menggunakan daun jarak yang ditumbuk secara halus, kemudian oleskan di kulit kepala lakukan secara rutin sebelum keramas.
  1. Menyuburkan rambut
Untuk menyuburkan rambut dapat menggunakan biji jarak, caranya tumbuk 20 – 30 biji jarak, peras ambil minyaknya dan oleskan pada kulit kepala.
  1. Mengencangkan Payudara
Bagi para wanita payudara yang kencang adalah bagian dari kecantikan. Untuk mengencangkan payudara, dapat dilakukan dengan cara : ambil 3 helai daun jarak, 2 buah pinang, 1 buah jari jahe, dan 1 sdt garam. Tumbuk semua bahan kemudian oleskan pada payudara,diamkan hingga kering dan bersihkan payudara menggunakan air hangat.
  1. Memperbesar alat kelamin
Banyak para pria yang menginginkan alat kelamin yang besar, untuk hal tersebut dapat menggunakan daun jarak, dengan cara, ambil 10 lembar daun jarak beserta batangnya, 1 buah jeruk nipis, tumbuk hingga halus. Kemudian pijatkan kebagian penis sebelum diolesi dengan ramuan tersebut oleskan dahulu minyak zaitun.
  1. Mengobati Rematik
Rematik biasanya adalah penyakit yang sering dialami oelh para lanjut usia .Untuk mengobatinya dapat menggunakan akar jarak, dengan ambil 25 gram akar jarak rebus dengan 1 liter air, rebus hingga airnya tinggal setengah, kemudian diminum secara rutin.


Terdapat 4 Jenis Pohon Jarak yang tumbuh di Indonesia, yang tersebar diseluruh daerah di Nusantara, berikut diantaranya, adalah :
  1. Jarak Pagar (Jathropa Curpas L )
jarak pagarJarak Pagar merupakan Pohon Jarak yang banyak dikenal oleh masyarakat karena, memiliki manfaat yang lebih banyak dibandingkan dengan 3 Pohon jarak lainnya.
Pohon Jarak Pagar memiliki batang yang kokoh dengan Jarak yang tidak beraturan. Batang kayunya bulat dan banyak mengandung getah, daunnya tunggal, lebar, menjari, dan berlekuk – lekuk sebanyak 3 – 5 buah. Bunganya berumah satu dan uniseksual, kadang – kadang ditemukan bunga hermaprodit, yang berwarna kekuningan.
Buahnya bulat halus, tidak berbulu, buahnya sama seperti buah jambu, ketika muda warnanya berwarna hijau, dan berangsur-angsur berubah menjadi berwarna kuning kecoklatan ketika menua.
  1. Jarak Kepyar ( Riccius Communis Linn )

jarak kepyarPohon jarak kepyar sangat berbeda dengan jarak pagar, dari sisi batang, daun, bunga hingga buahnya, lebih mirip seperti tumbuhan singkong. Buah Jarak Kepyar hampir mirip seperti buah rambutan kecil. Pohon Jarak Kepyar banyak ditemukan dipinggiran pantai atau hutan liar.
Jarak model ini sangat banyak di daerah pantai yang masih asri , terutama pada daerah perdesaan yang lingkungannya masih belum terjamah oleh berbagai aktivitas manusia. Jarak kepyar juga dapat di manfaatkan untuk berbagai keperluan seperti yang di sebutkan di atas.
  1. Jarak Wulung ( Jathropa gossyphofolia L. )
jarak wulungPohon Jarak Wulung adalah pohon jarak yang berasal dari Amerika Serikat. Tanaman biasanya tumbuh di daerah yang terkena sinar matahari langsung, seperti di tepi jalan, pekarangan rumah atau dipinggir lapangan rumput.
Pohon Jarak wulung, memiliki batang yang berkayu, bulat, warnanya kecoklatan. Daunnya saat muda berwarna keunguan, dan daun muda berwarna ungku kecoklatan. Buahnya hampir mirip dengan pohon jarak pagar hanya saja lebih kecil.
Biji Buah jarak wulung banyak mengandung minyak, sama seperti biji buah jarak pagar.
  1. Jarak Bali ( Jatropha Podagrica Hook )
jarak baliJarak bali disebut juga jarak hias, sehingga tidak heran banyak yang menanamnya di dalam pot, dan digunakan sebagai tanaman hias. Karena, bentuknya yang menarik seperti bunga hias.
Jarak bali memiliki pangkal batang yang menyerupai umbi, daun jarak bali bertangkai yang panjangnya 20 – 30 cm, bunganya berwarna merah oranye, bermata rantai bunga jantan dan betina tumbuh dalam satu tangkai. Buahnya berbentuk elips, berkendaga tiga, panjang 1,5 cm, bijinya berbentuk bulat, lonjong.
Itu lah berbagai jenis jarak dan manfaat jarak juga ternyata dapat kita manfaatkan untuk berbagai keperluan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia.

Manfaat Buah Bidara

Buah bidara diperjual-belikan sebagai buah segar, untuk dimakan langsung atau juga tidak jarang dijadikan minuman segar. Di sebagian daerah, buah ini dikeringkan ataupun dijadikan manisan.

Buah Bidara / Ziziphus Mauritiana / Jujube memilki gizi yang tidak boleh diremehkan. Buah ini juga enak dimakan dalam bentuk segar, bahkan mempunyai banyak kegunaan kuliner di berbagai negara.

Pada buku "Mukjizat Herbal Dalam Al Quran Volume 1" oleh Muhammad Hatta A.Fattah (Penerbit: Mirqat), di halaman 177 disebutkan bahwa rasa buah bidara umumnya pahit asam manis.

Ketika buah bidara berwama hijau, rasanya biasanya pahit keasaman.

Saat warna ranum kuning kemerahan dan kecoklatan bisa dipastikan rasanya manis, namun sentuhan asam masih dirasakan.

Bentuk buah bidara menyerupai anggur, tapi kulitnya tidak sekeras anggur.

Buah Bidara yang Muda
Buah Bidara yang Muda | Photo credit: Wikipedia.org

Buah Bidara Telah Masak yang Berjatuhan di Pasir Pantai
Buah Bidara Telah Masak yang Berjatuhan di Pasir Pantai | Photo credit: Wikipedia.org

Pada artikel berjudul Health Benefits of Jujube Fruit or Ber or Ziziphus Mauritiana -- Epainassist.com, menyebutkan bahwa buah Bidara penuh dengan vitamin dan mineral. Berikut adalah komposisi gizi rata-rata 100gm buah bidara (Ziziphus Mauritiana):
  • Karbohidrat 17g
  • Protein 0.8g
  • Lemak 0,07 g
  • Gula 10.5g
  • Kalsium 6mg
  • Fosfor ~ 6mg
  • Besi 0.15mg
  • Potassium 70mg
  • Sodium 1mg
  • Seng 0,01mg
  • Magnesium 3mg
  • Karoten 0,021 mg
  • Tiamin 0,024 mg
  • Riboflavin 0.038mg
  • Niacin 0,087mg
  • Asam sitrat 1,1 mg
  • Asam askorbat 75 mg
  • Flavonoid 

Karena dikemas dengan mineral dan vitamin, buah bidara memberikan manfaat penting untuk kesehatan tubuh, sistem peredaran darah, hingga penampilan kulit tubuh.

Mencegah Pilek dan Batuk. Buah bidara kaya akan vitamin A dan C yang bermanfaat untuk melindungi tubuh dari penyakit batuk dan pilek, ataupun penyakit akibat cuaca.

Menurunkan Tekanan Darah. Buah bidara kaya akan potasium dan vitamin B-kompleks yang terbukti khasiatnya untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Sifat Antioksidan. Buah bidara merupakan sumber antioksidan yang baik, yang bermanfaat untuk membantu proses peremajaan sel-sel tubuh, dan menjaga fungsi organ hati dan ginjal.

Kesehatan Kulit Tubuh. Kandungan antioksidan memberikan solusi penting untuk banyak masalah kulit. Buah bidara ini juga digunakan secara eksternal untuk mengatasi masalah kulit akibat sengatan matahari, kukit kering, dan keriput.

Mengobati Gangguan Pencernaan. Buah bidara secara alami mengobati berbagai gangguan pencernaan. Khasiatnya membantu dalam sekresi enzim, sehingga menjaga fungsi organ pencernaan agar selalu normal. Khasiatnya juga dapat mengobati sembelit jika digunakan dalam bentuk kering.

Meningkatkan Energi. Buah bidara menjadi sumber energi yang bagus. Mengonsumsinya dapat mengurangi kelelahan dan membantu menghasilkan tenaga atau energi untuk beraktivitas.

Memperkuat Otot, Tulang dan Gigi. Kandungan kalsium dan fosfor yang ditemukan di dalam buah bidara terbukti mampu mempromosikan penguatan otot tubuh, tulang dan gigi.

Membantu Penyembuhan Luka. Buah bidara mengandung beberapa asam amino penting yang bermanfaat dalam membantu sel tubuh membangun berbagai jenis protein yang penting untuk penyembuhan luka.

Menenangkan Sistem Saraf . Buah bidara memiliki khasiat untuk meredakan stres dan depresi, dengan cara membantu menenangkan sistem saraf tubuh. Konsumsi buah ini membantu untuk meredakan stres dan kecemasan, serta mengatasi masalah insomnia (susah tidur).

Meningkatkan Imunitas dan Kesehatan Jantung. Kandungan flavonoid yang ditemukan di dalam buah bidara bermanfaat untuk menangkal paparan radikal bebas dalam sistem peredaran darah penyebab jantung tersumbat dan gangguan kardiovaskular lainnya. 

Senyawa Flavonoid di dalam Buah Bidara memiliki fungsi anti-oksidan, anti-inflamasi dan anti-kanker yang baik. Hal ini bermanfaat sangat penting dalam menurunkan risiko pembentukan sel kanker yang berbahaya.

Manfaat Bagian Lainnya dari Tanaman Bidara (Ziziphus Mauritiana)

Akar pohon bidara dapat dimanfaatkan untuk membantu pertumbuhan rambut yang baik, serta mengurangi demam yang terbentuk karena penyakit lain seperti cacar air dan campak.

Pada buku Mukjizat Herbal Dalam Al Quran Volume 1 oleh Muhammad Hatta A.Fattah, di hal.183-185 disebutkan bahwa buah, biji, daun, kulit kayu, dan akar dari pohon bidara berkhasiat obat, terutama untuk membantu pencernaan dan sebagai tapat untuk luka.

Di Jawa, kutit kayu pohon bidara digunakan untuk menyembuhkan gangguan pencernaan, adapun di Malaysia tidak jarang digunakan sebagai obat sakit perut.

Perasan kulit batang pohon sidr dapat mencegah penyakit batuk berat dan mutah darah. Kutit, ranting dan batang pohon bidara bisa dimanfaatkan dalam mengobati demam.

45 Manfaat Daun Bidara untuk Kesehatan, Pengobatan & Ruqyah (Serta Buah, Biji & Akarnya)

Tanaman bidara memiliki nama ilmiah “Ziziphus Mauritiana” Tanaman bidara juga punya banyak nama di beberapa daerah di Indonesia.

Tanaman bidara dikenal dengan nama lain seperti widara (Sd., Jw.) atau dipendekkan menjadi dara (Jw.); bukol (Md.); bĕkul (Bal.); ko (Sawu); kok (Rote); kom, kon (Timor); bĕdara (Alor); bidara (Mak., Bug.); rangga (Bima); kalangga (Sumba).

Daun BidaraSebutan tanaman bidara di dunia internasional yaitu Jujube, Indian Jujube, Indian plum, atau Chinese Apple (Inggris); Jujubier (Prancis); bidara, jujub, epal siam (Mal.); manzanitas (Fil.) zee-pen (Burma); putrea (Kamboja); than (Laos); phutsaa, ma tan (Thai); tao, tao nhuc (Vietnam). (sumber)

Photo credit: Wikipedia.org

Tinggi pohon bidara 5-16 meter. Daun bidara berbentuk bulat agak lonjong dengan permukaan yang halus. Daun bidara mempunyai banyak manfaat kesehatan.

Tanaman bidara dapat Anda manfaatkan daunnya, buahnya, bijinya, hingga akarnya. Buah bidara kultivar yang unggul dijual sebagai buah segar di pasar, yang nantinya bisa dikonsumsi secara langsung, ataupun diolah menjadi minuman segar.

Daun bidara yang muda bisa dijadikan sayuran. Adapun daun bidara yang tua dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Selain itu, rebusan daun bidara juga digunakan sebagian orang untuk diminum sebagai jamu. Daun-daun ini jika diremas dengan air maka akan membusa seperti sabun, tidak jarang air daun bidara digunakan untuk memandikan orang yang terkena demam.

Baik itu daun, buah, kulit kayu, hingga akar tanaman bidara memiliki khasiat untuk kesehatan dan pengobatan. 

Manfaat Daun Bidara

1. Membersihkan Jerawat

Jerawat
Photo credit: Wikimedia.org
Jerawat tidak jarang membuat seseorang menjadi kurang percaya diri. Anda dapat menyembuhkan jerawat dengan bahan-bahan herbal, salah satunya yaitu lakukan perawatan masker bidara.


Pada tulisan berjudul Jerawatan? Jangan Khawatir, Cobalah Masker Bidara! -- Zonamania.com menyebutkan bahwa daun bidara terbukti ampuh sebagai masker untuk menghilangkan jerawat.

Daun bidara berwarna hijau mengkilat di bagian atas, dan pada bagian bawahnya bewarna agak keputihan atau cokelat karat.

Daun bidara mengandung senyawa antibakterial yang bekerja untuk melawan serangan penyakit. Daun bidara sejak dahulu sudah digunakan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Daun bidara dapat diracik sebagai jamu herbal, Anda bisa menumbuk daun biadara dan dilarutkan dengan air, lalu digunakan untuk pengobatan luar untuk mengatasi masalah pada kulit, diantaranya jerawat dan jamur pada kulit.

Terdapat resep khsusus untuk mengobati jerawat dengan daun bidara. Khasiat daun bidara ini bisa anda manfaatkan untuk dijadikan masker pada kulit wajah.

Penggunaan daun bidara sebagai masker wajah ini bermanfaaat untuk membersihkan kulit dari kotoran, membersihkan jerawat, dan mencegah  kulit dari kerusakan yang diakibatkan jerawat.

Untuk orang yang memiliki jenis kulit berminyak akan rentan terkena jerawat di wajah. Masalah jerawat dapat menyebabkan kerusakan kulit wajah. Oleh karena itu, manfaatkan masker daun bidara ini.

Berikut langkah-langkah membuat masker bidara:
  1. Siapkan beberapa lembar daun bidara, lalu bersihkan dengan air mengalir.
  2. Lalu tumbuk halus dan masukkan ke dalam mangkuk.
  3. Tambahkan sedikit air ke dalam mangkuk tersebut.
  4. Setelah berbentuk seperti pasta kental, maka oleskan pada kulit wajah (sebagai masker).
  5. Setelah selesai mengoleskan, maka diamkan hingga masker wajah mengering.
  6. Lalu bilas wajah dengan air bersih (tanpa sabun). 
Manfaat masker daun bidara ini untuk kehalusan kulit, serta membantu membersihkan jerawat di wajah.

Namun ingat, menghilangkan jerawat dengan daun bidara tidaklah instan, butuh proses dan ketekunan.

2. Mencegah Diabetes

Pada buku berjudul Mukjizat Herbal Dalam Al Quran Volume 1 oleh Muhammad Hatta A.Fattah (Penerbit: Mirqat), di halaman 183-184 menyebutkan bahwa daun bidara tidak hanya dimanfaatkan untuk memandikan jenazah dan mandi haidh, namun daun bidara memiliki khasiat untuk pengobatan berbagai jenis penyakit, diantaranya malaria, diare, dan kencing manis.

Daun bidara juga dapat untuk menguatkan rambut, menghilangkan kotoran (daki), membersihkan kulit dan melembutkannya, dan menyembuhkan luka.

Cek Kadar Gula Darah
Photo credit: Health.mil
Penggunaan daun bidara yang nenakjubkan mafaatnya adalah untuk mencegah munculnya diabetes. Kandungan senyawa dalam daun bidara kering bekerja secara efektif untuk melindungi tubuh dari kerusakan sistem pengaturan kadar gula.

Terjadinya diabetes karena tubuh tidak mampu mengatur kadar gula dalam darah, hal lainnya karena kerusakan sistem insulin dalam tubuh, masalah ini bisa berpotensi menimbulkan komplikasi penyakit berupa penyakit ginjal dan jantung.

Daun bidara kering yang dikonsumsi seperti dalam bentuk teh bermanfaat untuk menstabilkan kembali kadar gula dalam darah, dan membantu melindungi sistem pengaturan produksi insulin di dalam tubuh.

Hal lainnya yang penting dilakukan agar terhindar dari penyakit diabetes adalah menjaga pola makan yang baik, sehat dan teratur. Selain itu, lakukan aktivitas fisik atau olahraga yang memadai dalam setiap harinya.

Dengan memanfaatkan bahan alami seperti daun bidara bermanfaat untuk mencegah terjadinya kenaikan gula darah atau diabetes, dimana juga daun bidara memiliki indeks glikemik yang rendah.

3. Mengobati Diare

Diare
Photo credit: Pixabay.com
Diare ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan frekuensi BAB yang lebih sering dibandingkan biasanya. Terjadinya diare biasanya akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, parasit ataupun virus.

Diare dapat berlangsung beberapa hari (umumnya), dan berpotensi bisa terjadi selama seminggu atau lebih dari itu.

Penderita diare bisa mengalami gejala seperti sakit perut singkat dengan tinja yang tidak terlalu encer, hingga bisa mengalami kram perut dengan tinja yang sangat encer.

Orang yang mengalami diare parah berpotensi juga mengalami demam dan kram perut hebat.

Terdapat beberapa jenis tanaman herbal yang berkhasiat untuk pengobatan diare, seperti buah sirsak, jambu klutuk, buah sawo, pisang klutuk, daun asam, daun bidara, dll.

Daun bidara memiliki khasiat untuk pengobatan diare. Minumlah teh daun bidara yang produknya sekarang ini mudah untuk ditemukan, bahkan sudah banyak dijual secara online.

Cara membuatnya juga sangat mudah, seperti membuat teh pada umumnya.

Apabila Anda mengalami diare, maka jangan menggunakan handuk atau peralatan makan yang sama dengan anggota keluarga lainnya.

4. Menyembuhkan Luka

Kandungan di dalam daun bidara memiliki sifat antiseptik. Sehingga daun bidara bisa Anda manfaatkan sebagai obat luar untuk luka bakar dan luka luar lainnya. Bahkan daun bidara ini dapat digunakan untuk pengobatan sariawan dan untuk kesehatan mulut secara umum.

Luka
Photo credit: Niams.nih.gov
Khusus bagi wanita, daun bidara dapat dimanfaatkan untuk kebersihan organ intim wanita.

Pentingnya kandungan antiseptik dalam daun bidara ini bermanfaat dalam mengobati luka gores atau lecet pada kulit tubuh, bahkan termasuk luka sariawan dan jerawat (hal ini mencangkup luka baru maupun luka lama).

Dengan khasiat daun bidara ini berguna untuk menyembuhkan luka dengan cepat dan melindungi dari serangan kuman.

Daun ini akan bekerja untuk membantu menghentikan pendarahan dan mengeringkan luka sehingga cepat pulih, serta mendorong proses regenerasi sel-sel kulit baru.

Anda bisa mencoba menaburkan tumbukan daun bidara diatas luka goresan maupun luka bakar yang dialami.

Daun bidara yang digunakan sebagai obat luka adalah daun bidara kering yang diolah menjadi bubuk.

Sediakan daun bidara, lalu campurkan dengan sedikit air di dalam sebuah wadah, sehingga bentuknya akan seperti pasta.

Lalu oleskan pasta ramuan tersebut pada bagian kulit yang terluka. 

5. Membersihkan dan Melembutkan Kulit

Daun bidara memiliki kandungan yang bekerja sebagai antiseptik. Anda dapat memanfaatkan daun bidara untuk membersihkan tubuh dari kotoran yang sulit hilang.
Membersihkan Tangan
Photo credit: Pexels.com



Agar daki yang menempel di kulit bisa dibersihkan secara maksimal, maka manfaatkan daun bidara ini.

Selain itu, bahkan terdapat anjuran agar wanita membersihkan sisa darah haid menggunakan bidara, agar proses pembersihannya sempurna.

Menjaga kebersihan  bagian “intim” merupakan hal yang sangat penting, agar terhindar dari penyakit, jamur, dan bakteri pada bagian vital tersebut. Dimana salah satu masalah yang sering dialami oleh wanita adalah keputihan.

Sebenarnya keputihan merupakan hal yang wajar karena muncul secara alamiah tanpa bisa dicegah, hanya saja kebersihan pada bagian tersebut haruslah menjadi perhatian utama.

Jika ada sesuau yang tak beres pada daerah kewanitaan tersebut, maka Anda bisa memanaatkan air rendaman daun bidara ketika sedang membersihkan tubuh.

Penggunaan daun bidara ini bermanfaat untuk membersihkan kulit tubuh secara maksimal, membasmi jamur dan bakteri yang bersarang pada bagian tubuh, serta membuat kulit lebih lembut.

6. Meremajakan Kulit

Masalah munculnya tanda-tanda penuaan dini tidak jarang dikeluhkan banyak orang, terutama oleh kum wanita. Munculnya kerutan halus pada kulit ini seiring dengan pertambahan usia, namun yang menjadi masalah ketika tanda-tanda penuaan tersebut muncul terlalu cepat.

Daun bidara memiliki manfaat untuk membantu proses regenerasi sel-sel kulit baru, hal ini menjadikan kulit yang berkerut, kering maupun kusam akan bisa tergantikan dengan kulit yang lebih sehat dan indah.

Bahan alami daun bidara dapat dibuat sebagai masker, atau Anda bisa mencuci wajah dengan air yang direndam dengan daun bidara.

Pemanfaatan bahan alami daun bidara ini harus dilakukan secara rutin agar Anda benar-benar mendapatkan khasiatnya.

7. Merawat Kulit Kering

Kulit wajah yang kering menyebabkan seseorang akan beresiko terlihat kusam pada kulitnya, bahkan kulit terlihat seperti tidak terawat. Sehingga bisa membuat tidak percaya diri.

Bagi Anda yang memiliki kulit kering maka harus rajin melakukan perawatan kulit, terutama kulit wajah. Anda bisa memanfaatkan daun bidara, berikut di bawah ini langkah-langkahnya:
  1. Siapkan daun bidara yang masih hijau dan segar, lalu cuci bersih, dan hancurkan.
  2. Lalu campurkan dengan sedikit air, sehingga membentuk seperti pasta.
  3. Lalu aplikasikan sebagai masker pada bagian wajah. Anda juga bisa mengaplikannya pada tangan dan kaki.
  4. Diamkan beberapa saat, agar meresap ke kulit.
  5. Lalu barulah membersihkan kulit kembali dengan air hangat.
  6. Lalu Anda juga bisa setelahnya memberikan pelembab sesuai dengan jenis kulit.

Lakukan perawatan alami ini secara rutin. Agar memperoleh manfaat ebih efektif, masker tersebut dicampur dengan madu atau perasan jeruk lemon.

8. Mencegah Dampak Buruk dari Paparan Sinar UV

Kulit yang sering terpapar sinar UV, apalagi tanpa perlindungan sunblock di bawah terik matahari, maka akan berdampak buruk pada kulit, seperti kulit terlihat lebih kusam, berminyak, bahkan memicu tanda penuaan dini.
Siang Hari Bolong di Jalanan
Siang Hari Bolong di Jalanan | Photo credit: Wikimedia.org

Terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung akan menyebabkan munculnya bintik-bintik hitam pada wajah dan kulit tubuh secara umum, bahkan yang terburuk dari dampak paparan sinar UV adalah radikal bebas.

Bahaya radikal bebas yaitu memicu penuaan dini, gangguan kesehatan, hingga yang sangat buruk adalah kanker kulit.

Salah satu hal yang disarankan adalah memanfaatkan daun bidara, Anda bisa menjadikannya sebagai masker kulit, yang bermanfaat untuk kesehatan dan keindahan kulit.

Lakukan penggunaan daun bidara ini sebanyak 3 kali dalam seminggu, yang memberikan manfaat bagi kulit Anda.

Adapun pada dasarnya, Anda tidak boleh terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung, apalagi saat matahari sedang terik-teriknya seperti jam 12 siang.

9. Meringankan Luka Bakar

Luka bakar bisa terjadi di mana saja, mereka yang profesinya berhubungan dengan api dan sumber panas lainnya berpotensi terkena masalah ini, seperti koki, tukang las, petugas listrik, pekerja pabrik yang menggunakan api listrik, dll.

Selain itu, tidak jarang kasus luka bakar yang terjadi akibat ketidaksengajaan, seperti terkena cipratan minyak maupun air panas saat memasak, dll.

Palang Merah Indonesia (PMI) mendefinisikan luka bakar merupakan keseluruhan cedera yang terjadi akibat paparan suhu tinggi. Berikut penyebab luka bakar:
  • Panas (suhu di atas 60°C), misalnya: api, uap panas, benda panas.
  • Listrik, contoh: listrik rumah tangga, petir.
  • Radiasi, contoh: ultraviolet (sinar matahari), bahan radio aktif.
  • Kimia, contoh: air aki (zuur).

Masalah luka bakar ini membuat tidak nyaman, apalagi jika bekas lukanya tidak hilang setelah sekian lamanya. Untuk mengatasi masalah luka bakar ini, Anda bisa memanfaatkan daun bidara.

Daun bidara yang masih segar memiliki efek mendinginkan pada kulit, yang akan memberikan manfaat ketika diterapkan pada luka bakar.

Kandungan senyawa dalam daun bidara membantu untuk memulihkan dan mencegah luka bakar membekas pada kulit.

Kandungan di dalam daun bidara juga bekerja sebagai anti-bakteri dan mempercepat proses perbaikan sel-sel yang rusak akibat luka bakar.

Gunakan beberapa lembar daun bidara segar, lalu cuci bersih dan tempelkan pada kulit yang mengalami luka bakar.

Sensasi dingin yang dimiliki daun bidara akan membuat rasa sakit akibat luka bakar menjadi berkurang.

10. Menyehatkan dan Menguatkan Rambut

Tentunya kita ingin memiliki rambut yang kuat, hanya saja beberapa faktor seperti gaya hidup, kondisi cuaca dan lainnya seringkali menyebabkan terjadinya kerontokan rambut yang tidak wajar.

Rambut
Photo credit: Pixabay.com
Sangat penting agar Anda memperhatikan dan merawat rambut secara rutin, hal ini agar rambut menjadi selalu sehat, kuat dan tidak mudah rontok. Anda bisa melakukan perawatan alami menggunakan daun bidara.

Rebuslah daun bidara dengan air secukupnya, lalu air rebusan tersebut ditunggu hingga mendingin, setelah itu aplikasikan ke kulit kepala (seperti halnya hair tonic).

Daun herbal ini memberikan manfaat besar bagi kesehatan rambut. Kandungan di dalam daun bidara juga berkhasiat untuk melembabkan rambut, mencegah kerontokan, memperindah rambut dan membantu kesuburan rambut.

Untuk metode penggunaan lainnya, haluskan daun bidara ini lalu gunakan sebagai hair mask.

11. Untuk Ruqyah dan Mengobati Sihir

Pada tulisan berjudul Mengobati Kesurupan dengan Daun Bidara -- Konsultasisyariah.com oleh Ustadz Ammi Nur Baits (beliau adalah Alumni Madinah International University, Jurusan Fiqh dan Ushul Fiqh).
Ruqyah Syari'yah

Disebutkan bahwa tidak dijumpai adanya dalil dari al-Quran ataupun hadis yang menjelaskan tetang penggunaan daun bidara untuk mengobati sihir dan kesurupan jin (syaiton).

Adapun yang dijumpai dalam hadis yaitu mengenai khasiat daun bidara untuk membersihkan tubuh dari kotoran yang susah dihilangkan. Penggunaannya untuk membersihkan bekas haid bagi wanita, dan untuk memandikan jenazah.

Walaupun tidak ditemukan dalilnya dari Al-Qur’an dan Hadist tentang hubungan daun bidara dengan pengobatan akibat sihir dan kesurupan, namun para ulama memahami bahwa kajian pengobatan sihir termasuk ke dalam kategori pembahasan at-Tadawi (pengobatan), dan bukan kajian ibadah.

Sehingga, selama tidak memakai media/benda yang dilarang oleh agama dan juga terbukti mujarab (bisa mengobati), maka penggunaan media semacam ini dibolehkan.

Syaikh Ibnu Baz pernah memberikan paparan mengenai pengobatan sihir, seperti yang terdapat di Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 3/279, beliau berkata:

Diantara cara mengobati sihir, dia bisa mengambil 7 lembar daun bidara hijau, lalu ditumbuk dengan batu atau semacamnya, lalu ditaruh di ember, kemudian dicampur air yang cukup untuk mandi. Kemudian dibacakan ayat kursi, al-kafirun, al-ikhlas, al-falaq, an-Nas…. (beliau menyebutkan beberapa ayat lainnya).

Ada banyak dampak sihir, salah satunya (seperti yang dijelaskan di di Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 3/279) yaitu sihir yang menyebabkan para suami terhalangi sehingga tidak bisa berhubungan badan.

Keterangan lainnya disampaikan Syaikh Abdullah Aljibrin, beliau berkata:

Saya pernah meruqyah anggota keluarga dan orang-orang dekat saya yang tidak bisa melakukan hubungan dengan istrinya akibat sihir. Saya ruqyah mereka dengan memakai beberapa lembar daun bidara seperti yang disebutkan Ibnu Katsir, dan membacakan beberapa ayat al-Quran, dan dengan izin Allah sembuh.  (as-Shawaiq al-Mursalah fi at-Tashaddi lil Musya’widzin wa as-Saharah)

Penjelasan lainnya dari Syaikh Abdul Aziz ar-Rajihi, dalam menanggapi sebagian orang yang melarang penggunaan daun bidara untuk mengobati sihir karena tidak ada dalil.

Syaikh menjelaskan bahwa menghilangkan sihir dengan doa-doa yang disyariatkan atau dengan pengobatan yang mubah, hukumnya boleh.

Dimana daun bindara termasuk sesuatu yang mubah. Apabila ada manfaatnya seperti untuk mengobati sihir atau yang lainnya, maka tidak masalah menggunakannya.

12. Memandikan Jenazah

Sebagian sunnah (ajaran Nabi Muhammad) yang jarang dijumpai saat ini adalah penggunaan daun bidara dalam mamandikan jenazah. Hendaknya sunnah ini kembali dihidupkan agar memperoleh keberkahan.
Keranda Mayat
Gambar: Keranda Mayat



Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma tentang orang yang jatuh dari ontanya lalu meninggal dunia, Nabi Muhammad shollallahu‘alaihi wa‘ala alihi wasallam bersabda:

اغْسِلُوْهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَكَفِّنُوْهُ فِي ثَوْبَيْنِ.

“Mandikanlah dia dengan air yang dicampur daun bidara dan kafanilah dengan dua baju”. (HR. Bukhary :1719)

Ketika Zainab, putri Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam meninggal dunia, yang bertugas untuk memandikannya adalah Ummu Athiyah radhiyallahu ‘anha.

Maka Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan Ummu Athiyah,

اغْسِلْنَهَا ثَلاَثًا أَوْ خَمْسًا أَوْ أَكْثَرَ مَنْ ذَلِكَ إِنْ رَأَيْتُنَّ ذَلِكَ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ

“Cuci jenazahnya 3 kali, 5 kali, atau boleh lebih dari itu, apabila menurutmu dibutuhkan maka dengan air dan daun bidara.” (HR. Bukhari 1253)

Jelas dari pemaparan kedua buah hadits tersebut, merupakan suri tauladan dari Nabi Muhammad shollallahu‘alaihi wasallam untuk menggunakan daun bidara dalam memandikan jenazah, baik itu jenazah lelaki maupun wanita.

13. Mandi Haidh

Penggunaan daun bidara juga dianjurkan untuk wanita yang mengalami haid. Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam memerintahkan wanita yang membersihkan sisa darah haid, agar menggunakan bidara.

Ilustrasi Mandi Haidh
Photo credit: Pexels.com
Setelah selesai haidh maka seorang wanita harus bersuci yang dikenal dengan sebutan mandi haid

Dilansir dari laman Muslimah.or.id, bahwa haid adalah salah satu najis yang menghalangi wanita untuk melaksanakan ibadah seperti puasa dan sholat. Sehingga setelah selesai haidh harus melakukan mandi haid. Agar ibadah diterima Allah, melaksanakannya juga harus sesuai tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Rasulullah menjelaskan tentang tata cara mandi haid dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bahwa Asma’ binti Syakal Radhiyallahu‘anha bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang mandi haidh, maka beliau bersabda:

 “Salah seorang di antara kalian (wanita) mengambil air dan sidrahnya (daun pohon bidara) kemudian dia bersuci dan membaguskan bersucinya, kemudian dia menuangkan air di atas kepalanya lalu menggosok-gosokkannya dengan kuat sehingga air sampai pada kulit kepalanya, kemudian dia menyiramkan air ke seluruh badannya, lalu mengambil sepotong kain atau kapas yang diberi minyak wangi kasturi, kemudian dia bersuci dengannya. 

Maka Asma’ berkata: “Bagaimana aku bersuci dengannya?”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maha Suci Allah”
Maka ‘Aisyah berkata kepada Asma’: “Engkau mengikuti (mengusap) bekas darah (dengan kain/kapas itu).”

Syaikh Mushthafa Al-‘Adawy berkata: “Wajib bagi wanita untuk memastikan sampainya air ke pangkal rambutnya pada waktu mandinya dari haidh baik dengan menguraikan jalinan rambut atau tidak. Apabila air tidak dapat sampai pada pangkal rambut kecuali dengan menguraikan jalinan rambut maka dia (wanita tersebut) menguraikannya -bukan karena menguraikan jalinan rambut adalah wajib- tetapi agar air dapat sampai ke pangkal rambutnya, Wallahu A’lam.”

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Salah seorang di antara kalian (wanita) mengambil air dan sidrahnya (daun pohon bidara)...”

Maka yang dimaksud sidrahnya adalah daun bidara, atau boleh juga digunakan pengganti sidr seperti sabun dan semacamnya.

Sumber lengkap: Majalah As Sunah Edisi 04/Th.IV/1420-2000

14. Menghilangkan Bau Ketiak dan Keringat

Ilustrasi Bau Ketiak
Photo credit: Shutterstock.com
Dr Muhammad Arifin Badri (beliau adalah lulusan S3 Universitas Islam Madinah) di dalam tulisannya berjudul Wuih! Bau Banget Keringatnya -- Arifinbadri.com, menjelaskan bahwa daun bidara dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan bau ketiak.



Jika Anda sedang mengalami masalah bau ketiak yang kurang sedap, jangan kawatir karena insyaAllah ada cara mudah dan manjur untuk mengatasinya.

Caranya, siapkan beberapa helai daun bidara, lalu remas-remas supaya menjadi lebih lunak, kemudian tinggal digosokan ke ketiak, lakukan saat mandi.

Dengan melakukan ini, Insya Allah nantinya bau ketiak dan keringat akan menghilang.  Hal ini wajar jika dari dulu daun bidara telah dianjurkan digunakan untuk mandi.

Bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah memerintahkan kepada umatnya untuk menggunakan daun bidara untuk mandi, termasuk juga untuk memandikan jenazah.

Berikut manfaat daun bidara yang lainnya, hanya saja masih memerlukan penelitian atau penjelasan para ahli yang memadai:

15. Mengatasi Masalah Insomnia

16. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

17. Mencegah dan Mengurangi Depresi

18. Menjaga Kesehatan Lambung

19. Menurunkan Demam

20. Meningkatkan Nafsu Makan

21. Mencegah Kanker & Tumor

22. Mengobati Masalah Kardiovaskuler

23. Mengatasi Wasir

24. Mencegah Bakteri dan Virus

25. Menyehatkan Mulut

26. Meningkatkan Gairah Seksual

27. Mengatasi Ejakulasi Dini

28. Baik Untuk Tulang

29. Menjaga Kesehatan Gigi

30. Penurun tekanan darah tinggi

31. Menjaga Kesehatan Usus

32. Menyehatkan Sel Tubuh

33. Mengobati Malaria

Pemberitahuan
Bagi ibu hamil atau menyusui yang berencana untuk mengkonsumsi daun bidara, hendaknya terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. Walaupun belum ada penelitian yang memadai mengenai efek samping pemakaian daun bidara untuk ibu hamil, namun disarankan untuk berkonsultasi.

Dalam penggunaan daun bidara segar atau yang berbentuk bubuk, harus menghindari kontaminasi dari terkena logam atau besi.

Manfaat Buah Bidara

Buah bidara diperjual-belikan sebagai buah segar, untuk dimakan langsung atau juga tidak jarang dijadikan minuman segar. Di sebagian daerah, buah ini dikeringkan ataupun dijadikan manisan.

Buah Bidara / Ziziphus Mauritiana / Jujube memilki gizi yang tidak boleh diremehkan. Buah ini juga enak dimakan dalam bentuk segar, bahkan mempunyai banyak kegunaan kuliner di berbagai negara.

Pada buku "Mukjizat Herbal Dalam Al Quran Volume 1" oleh Muhammad Hatta A.Fattah (Penerbit: Mirqat), di halaman 177 disebutkan bahwa rasa buah bidara umumnya pahit asam manis.

Ketika buah bidara berwama hijau, rasanya biasanya pahit keasaman.

Saat warna ranum kuning kemerahan dan kecoklatan bisa dipastikan rasanya manis, namun sentuhan asam masih dirasakan.

Bentuk buah bidara menyerupai anggur, tapi kulitnya tidak sekeras anggur.

Buah Bidara yang Muda
Buah Bidara yang Muda | Photo credit: Wikipedia.org

Buah Bidara Telah Masak yang Berjatuhan di Pasir Pantai
Buah Bidara Telah Masak yang Berjatuhan di Pasir Pantai | Photo credit: Wikipedia.org

Pada artikel berjudul Health Benefits of Jujube Fruit or Ber or Ziziphus Mauritiana -- Epainassist.com, menyebutkan bahwa buah Bidara penuh dengan vitamin dan mineral. Berikut adalah komposisi gizi rata-rata 100gm buah bidara (Ziziphus Mauritiana):
  • Karbohidrat 17g
  • Protein 0.8g
  • Lemak 0,07 g
  • Gula 10.5g
  • Kalsium 6mg
  • Fosfor ~ 6mg
  • Besi 0.15mg
  • Potassium 70mg
  • Sodium 1mg
  • Seng 0,01mg
  • Magnesium 3mg
  • Karoten 0,021 mg
  • Tiamin 0,024 mg
  • Riboflavin 0.038mg
  • Niacin 0,087mg
  • Asam sitrat 1,1 mg
  • Asam askorbat 75 mg
  • Flavonoid 

Karena dikemas dengan mineral dan vitamin, buah bidara memberikan manfaat penting untuk kesehatan tubuh, sistem peredaran darah, hingga penampilan kulit tubuh.

Mencegah Pilek dan Batuk. Buah bidara kaya akan vitamin A dan C yang bermanfaat untuk melindungi tubuh dari penyakit batuk dan pilek, ataupun penyakit akibat cuaca.

Menurunkan Tekanan Darah. Buah bidara kaya akan potasium dan vitamin B-kompleks yang terbukti khasiatnya untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Sifat Antioksidan. Buah bidara merupakan sumber antioksidan yang baik, yang bermanfaat untuk membantu proses peremajaan sel-sel tubuh, dan menjaga fungsi organ hati dan ginjal.

Kesehatan Kulit Tubuh. Kandungan antioksidan memberikan solusi penting untuk banyak masalah kulit. Buah bidara ini juga digunakan secara eksternal untuk mengatasi masalah kulit akibat sengatan matahari, kukit kering, dan keriput.

Mengobati Gangguan Pencernaan. Buah bidara secara alami mengobati berbagai gangguan pencernaan. Khasiatnya membantu dalam sekresi enzim, sehingga menjaga fungsi organ pencernaan agar selalu normal. Khasiatnya juga dapat mengobati sembelit jika digunakan dalam bentuk kering.

Meningkatkan Energi. Buah bidara menjadi sumber energi yang bagus. Mengonsumsinya dapat mengurangi kelelahan dan membantu menghasilkan tenaga atau energi untuk beraktivitas.

Memperkuat Otot, Tulang dan Gigi. Kandungan kalsium dan fosfor yang ditemukan di dalam buah bidara terbukti mampu mempromosikan penguatan otot tubuh, tulang dan gigi.

Membantu Penyembuhan Luka. Buah bidara mengandung beberapa asam amino penting yang bermanfaat dalam membantu sel tubuh membangun berbagai jenis protein yang penting untuk penyembuhan luka.

Menenangkan Sistem Saraf . Buah bidara memiliki khasiat untuk meredakan stres dan depresi, dengan cara membantu menenangkan sistem saraf tubuh. Konsumsi buah ini membantu untuk meredakan stres dan kecemasan, serta mengatasi masalah insomnia (susah tidur).

Meningkatkan Imunitas dan Kesehatan Jantung. Kandungan flavonoid yang ditemukan di dalam buah bidara bermanfaat untuk menangkal paparan radikal bebas dalam sistem peredaran darah penyebab jantung tersumbat dan gangguan kardiovaskular lainnya. 

Senyawa Flavonoid di dalam Buah Bidara memiliki fungsi anti-oksidan, anti-inflamasi dan anti-kanker yang baik. Hal ini bermanfaat sangat penting dalam menurunkan risiko pembentukan sel kanker yang berbahaya.

Manfaat Bagian Lainnya dari Tanaman Bidara (Ziziphus Mauritiana)

Akar pohon bidara dapat dimanfaatkan untuk membantu pertumbuhan rambut yang baik, serta mengurangi demam yang terbentuk karena penyakit lain seperti cacar air dan campak.

Pada buku Mukjizat Herbal Dalam Al Quran Volume 1 oleh Muhammad Hatta A.Fattah, di hal.183-185 disebutkan bahwa buah, biji, daun, kulit kayu, dan akar dari pohon bidara berkhasiat obat, terutama untuk membantu pencernaan dan sebagai tapat untuk luka.

Di Jawa, kutit kayu pohon bidara digunakan untuk menyembuhkan gangguan pencernaan, adapun di Malaysia tidak jarang digunakan sebagai obat sakit perut.

Perasan kulit batang pohon sidr dapat mencegah penyakit batuk berat dan mutah darah. Kutit, ranting dan batang pohon bidara bisa dimanfaatkan dalam mengobati demam.

Cara Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula Di Rumah

Cara Budidaya Jamur Tiram – Selamat datang di portal hidupsimpel pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya jamur tiram yang benar. Sebenarnya budidaya jamur tiram sendiri amat sesuai bilamana diaplikasikan di daerah yang mempunyai iklim tropis misalnya Indonesia.
Bila kamu hendak membangun usaha budidaya jamur tiram, pengeluaran dana investasi bisa terbilang lumayan terjangkau dan dapat kamu kerjakan langkah demi langkah. Proses paling sulitnya yaitu membuat baglog, yaitu media tanam yang mesti diidiinokulaikan beserta bibit jamur.
Bagi anda yang belum mengetahui bagaimana cara hidup jamur silahkan baca tersebut.
Terdapat dua aktifitas penting yang perlu dikerjakan terkait budidaya jamur tiram tersebut. Kegiatan pertama yaitu membuat media tanam serta bibit jamur diinokulasikan dengan media tanam itu.
Dengan begitu media yang hendak ditumbuhi miselium berwarna mirip kapas. Langkah kedua yaitu membiarkan miselium tersebut tumbuh jadi badan buah.
Pada umumnya bagi mereka yang masih pemula, mereka mengawali aktifitas budidaya lewat penumbuhan baglog jadi daging buah. Sedangkan pengadaan baglog yang sedia untuk tumbuh diperoleh lewat pembelian dengan orang lain. Lantas seusai aktifitas budidayanya mulai berkembang dan tingkat transaksi dan kuantitas banyak, maka baru bisa mencoba bikin baglog sendiri.

Cara Budidaya jamur Tiram



Ada beberapa cara budidaya jamur tiram yang bisa kita lalui, terbagi menjadi 3 yaitu :
  1. Menyediakan kumbung
  2. Menyediakan baglog
  3. Merawat baglog
  4. memanen Jamur
Untuk Lebih detailnya silahkan baca penjelasan masing masing cara budidaya jamur tiram tersebut.

Siapkan Kumbung


siapkan kumbung
muson.blogspot.co.id

Kumbung atau orang orang pada umumnya menyebutnya rumah jamur ialah media untuk perawatan baglog serta pertumbuhan jamur. Pada umumnya Kumbung adalah bangunan yang didalamnya terdapat rak-rak sebagai tempat baglog. Lumbung harus mempunyai kemampuan beradaptasi supaya suhu dan kelembaban selalu terjaga.
Bahan kumbung sendiri berasal dari kayu atau bambu, dan dinding kumbung pada umumnya berasal dari papan atau gedek dan atapnya berasal dari sirap atau genteng. Ada baiknya jangan memakai atau seng maupun asbes, lantaran atap itu dapat menyebabkan suhu didalam kumbung menjadi panas. Sementara untuk lantainya cukup tanah saja, supaya nantinya bisa menyerap air ketika jamur lagi disiram.


Pada kumbung juga sebaiknya terdapat rak berupa kisi-kisi dan dibuat dengan bertingkat. Rak tersebut berguna untuk menyusun baglog. Rangka rak dibuat dari kawyu atau bambu. Peletakan rak juga harus berjajar antar satu rak dengan rak yang lain dan terpisahkan oleh lorong lorong supaya meringankan kita setelah mengerjakan perawatan.
Adapun ruang antar rak tersebut sebaiknya memiliki Ukuran ketinggian paling kecil adalah 40 cm, selain itu tingkat rak bisa dibuat 2 sampai 3 tingkat.
Ada baiknya raknya tersebut memiliki lebar kira kira 40 cm dan panjang untuk tiap rus rak yaitu 1 meter. Dengan begitu ukuran standar tersebut bisa untuk menampung 70 hingga 80 baglog. Kamu bisa variasikan rak untuk jumlah baglog yang hendak dibudidayakan.

Menyediakan Baglog




cara budidaya jamur tiram menyediakan baglog
cahyojamur.wordpress.com

Baglog merupakan media tanam tempat menaruh bibit jamur tiram. Bahan pokok untuk membuat baglog yaitu serbuk gergaji, lantaran jamur tiram juga tergolong jamur kayu.
Pada umumnya baglog dibalut dengan plastik yang bentuknya silinder, kemudian salah satu di antara dua ujungnya tersebut dibuatkan lubang. Dengan begitu jamur tiram tersebut akan tumbuh keluar lewat lubang tersebut.
Biasanya mereka para budidaya jamur tiram jika ingin memasuki skala besar, maka akan membuat baglog sendiri. Akan tetapi untuk kita yang masih baru awal awal dan cuma punya modal yang belum mencukupi disarankan supaya membeli baglog dari orang lain, maka kita tinggal fokus saja pada usaha budidaya jamur tiram ini.

Merawat Baglog




merawat baglog
tasegav.blogspot.co.id

Untuk menyusun baglog dibagi menjadi dua cara yaitu yang pertama peletakan dengan vertikal yaitu lubang baglog dihadapkan ke atas. Sedangkan untuk peletakan horizontal, lubang baglog dihadapkan ke samping.

Tentunya kedua cara tersebut masing masing terdapat kelemahan dan kelebihannya. Untuk cara pertama yaitu yang horizontal akan tambah aman dari terkena siraman air. Seandainya disiram berlebihan, air tidak bakalan masuk baglog.

Disamping itu, ketika musim panen akan lebih gampang. Akan tetapi ketika menyusunnya akan menghabiskan banyak waktu.

Cara merawat Jamur Tiram

Sebelum kita akan menyusun baglognya, alangkah baiknya kita buka cincin & kertas penutup. Lalu kita biarkan kira kira 5 hari.
Sesudah itu, baru ujung baglog kita potong supaya mempunyai ruang penyimpanan yang lebih luas. Biarkan dalam 3 hari, dan tidak perlu disiram. Kita cukup ke lantainya saja.
Ketika hendak melakukan penyiraman, alangkah baiknya kita memakai spray supaya yang keluar adalah kabut air bukannya tetesan air. Semakin bagus kabutnya maka jamurnya nanti akan tumbuh lebih baik.
Silahkan disiram dalam 2 sampai 3 kali sehari, bergantung pada suhu dan kondisi kelembaban kumbung.

Pengendalian Hama

Tidak sekedar baglog saja yang kita rawat, kita juga harus melakukan berbagai penanganan yang lain seperti pencegahan dan pengendalian hama yang kemungkinan bisa membuat jamur tiram berpenyakit sewaktu waktu.
Ada beberapa faktor yang dapat menimbulkan hama dan penyakit diantaranya yaitu kondisi lingkungan ataupun dalam tubuh jamur itu sendiri.
Maka dari itu kita harus rajin rajin dan berkala untuk membersihkan tempat budidaya jamur itu sendiri, salah satunya dengan menyemprot dengan formalin ke tempat sekitar kumbung.

Panen Budidaya Jamur Tiram




panen budidaya jamur tiram
www.solopos.com

Ada beberapa indikator yang bisa kita perhatikan ketika hendak memanen jamur tiram, beberapa diantaranya yaitu permukaan jamur sudah ditutupi secara menyeluruh oleh miselium. jamur sudah mekar dan terlihat membesar.
ujung-ujungnya sudah tampak meruncing, tudungnya belum pecah warnanya masih putih berserih.
Yang perlu anda perhatikan adalah apabila masa panen sudah melewati setengah hari, warna jamur tiram berubah jadi kuning kecoklatan dan tudungnya pecah.
Jika sudah begini, jamur akan cepat layu dan tidak akan bertahan lama. Perlu diperhatikan bahwa dalam proses panen harus tepat sesuai jadwal. Jarak panena pertama ke panen berikutnya berkisar 2-3 minggu.

Normalnya sejak 2 minggu semenjak pembukaan baglog, jamur sudah mulai tumbuh dan dapat kita memanennya.
Apabila perawatan dan penanganan sesuai dengan prosedur kita sudah dapat memanennya sebanyak 5 hingga 8 kali. Baglog yang mempunyai berat berkisar 1 kg bisa memproduksi jamur kira kira sampai 0,7-0,8 kg.

Pengertian Jamur Tiram




pengertian jamur tiram
pixels.com

Jamur tiram atau nama latinnya yaitu Pleurotus ostreatus termasuk dari golongan jamur yang berwarna putih dan merupakan kelompok Basidiomycota. Lantaran terdapat tajuk di jamur dan menyerupai kulit tiram maka jamur tersebut kemudian dinamakan jamur tiram.
Beberapa ciri dari jamur ini yaitu pada bentuknya yang setengah lingkaran, dan biasanya habitat atau tempat tumbuh jamur ini terdapat pada di batang kayu yang telah melapuk. Makanya selain dinamakan jamur tiram, biasanya orang juga menyebutnya jamur kayu.
Bagi kita yang tinggal di Indonesia amat diuntungkan akan iklimnya yang cocok bagi tumbuhnya jamur tiram. Tentunya keuntungan tersebut sangat pas bagi kita yang ingin memiliki bisnis budidaya jamur tiram.
Sebenarnya budidaya jamur tiram ini termasuk mudah, bagian yang tersulit yaitu pada pembuatan baglognya (media tanam jamur) yang berguna untuk wadah jamur tersebut.
Tentunya kita tidak perlu repot repot untuk bikin baglog sendiri, kita tinggal membeli ke orang lain supaya dibuatkan baglog yang sesuai dengan keinginan dan keperluan kita.
Baru kedepannya jika usaha sudah berjalan dan bisa diperbesar skalanya, kita bisa bikin sendiri.
Sekian tentang artikel cara budidaya jamur tiram, semoga bermanfaat bagi anda yang akan menjalankan bisnis tersebut.

sumber : hidupsimpel.com

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More